ORI Kalsel Resmi Dilantik, Bidik 13 Kabupaten/Kota dan Perkuat Program Kerakyatan
Baiman News, Banjarmasin– Dewan Pimpinan Daerah Organisasi Rakyat Indonesia (DPD ORI) Provinsi Kalimantan Selatan resmi dilantik, Sabtu (26/9/2026). Pelantikan tersebut dirangkai dengan kegiatan donor darah sebagai bagian dari komitmen ORI menghadirkan program sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Sekretaris Jenderal Organisasi Rakyat Indonesia, Ferri Nuzarli, S.E., S.H., hadir langsung dalam agenda pelantikan dan mengukuhkan Sulkan, S.H., M.M., sebagai Ketua DPD ORI Provinsi Kalimantan Selatan bersama jajaran pengurus.
Ferri mengatakan, pelantikan di Kalimantan Selatan merupakan bagian dari agenda pengembangan organisasi ORI di berbagai daerah. Kalsel menjadi provinsi ketujuh yang telah dilakukan pelantikan.
Menurutnya, ORI dibangun dengan tujuan memperjuangkan kepentingan masyarakat serta menjalankan fungsi sebagai mitra kritis pemerintah.
“ORI kita bangun dalam rangka berjuang untuk rakyat, sebagai mitra kritis pemerintah. Kita mengawal seluruh kebijakan pemerintah terhadap kepentingan rakyat,” ujar Ferri.
Ia menegaskan, apabila terdapat kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat, ORI akan menyampaikan aspirasi rakyat untuk mendorong penyelesaian persoalan tersebut.
Selain advokasi, ORI juga menempatkan kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, UMKM dan edukasi masyarakat sebagai bagian dari program organisasi.
Fokus Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
Ferri menjelaskan, sejumlah program sosial dan pemberdayaan telah dilakukan ORI di beberapa daerah. Salah satunya edukasi budidaya jamur tiram kepada masyarakat, termasuk pendampingan modal, produksi hingga pemasaran.
“Penanaman jamur ini kita kawal sampai produksinya. Kemudian pemasaran juga kita bimbing,” jelasnya.
Program lainnya meliputi donor darah dan fogging. ORI juga tengah menjajaki kerja sama dengan Perum BULOG untuk program sembako murah yang diharapkan dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah.
Ferri juga menyampaikan bahwa ORI memiliki visi untuk membangun organisasi yang kuat dan memiliki jaringan hingga tingkat daerah.
Dalam bidang politik, Ferri menegaskan ORI tidak diarahkan menjadi partai politik. Namun, organisasi tersebut membuka ruang bagi kadernya untuk terlibat dalam proses politik melalui partai politik sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
ORI Kalsel Target Bentuk DPC di 13 Kabupaten/Kota
Ketua DPD ORI Kalimantan Selatan, Sulkan, mengatakan kepengurusan yang baru dilantik langsung menyiapkan sejumlah program prioritas.
Salah satu target utama dalam 100 hari pertama adalah membentuk DPC ORI di 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
“Program prioritas utama di seratus hari pertama, sebagaimana arahan dari DPP, adalah ORI Kalimantan Selatan harus membentuk DPC di 13 kabupaten/kota. Baru nanti berkembang ke bawah,” kata Sulkan.

Selain memperkuat struktur organisasi, ORI Kalsel juga akan membentuk sejumlah sayap organisasi yang diarahkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Sulkan menyebut sektor UMKM sebagai salah satu potensi besar yang perlu mendapatkan perhatian. Menurutnya, puluhan ribu pelaku UMKM di Kalimantan Selatan membutuhkan pembinaan secara masif dan berkelanjutan.
“Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri. Oleh karena itu, ORI Kalimantan Selatan hadir dan membuka diri untuk dimanfaatkan pemerintah sebagai jejaring rakyat, sebagai mitra strategis sekaligus mitra kritis,” ujarnya.
Ia menegaskan, ORI Kalsel siap diberdayakan oleh pemerintah sekaligus siap memberdayakan masyarakat melalui berbagai program yang dapat memberikan manfaat langsung.
Donor Darah Gandeng PMI
Sebagai bagian dari rangkaian pelantikan, DPD ORI Kalsel menggelar donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
Sulkan mengatakan kegiatan tersebut terlaksana setelah ORI Kalsel mengajukan surat resmi kepada PMI. Respons positif diberikan PMI dengan menerjunkan enam personel dan menyediakan delapan tempat tidur untuk melayani para pendonor.
“Kami berterima kasih kepada PMI yang telah menanggapi secara positif dan memberikan pelayanan dengan baik kepada para pendonor darah,” ungkapnya.
Kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial ORI di tengah masyarakat.
Dorong Penguatan Masyarakat Adat
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPD ORI Kalsel, H. Junaidi, mengatakan ORI ke depan juga akan berupaya mengambil peran dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Ia menyoroti pentingnya keseimbangan hubungan pusat dan daerah serta penguatan masyarakat adat.
Menurut Junaidi, masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan budaya di tengah berbagai pengaruh dari luar.
“Yang kedua, membangun masyarakat adat itu sangat perlu karena ketahanan budaya akan memperkuat kita menghadapi berbagai pengaruh asing,” ujarnya.
Dengan dilantiknya kepengurusan DPD ORI Kalsel, jajaran pengurus menyatakan kesiapan untuk memperkuat organisasi sekaligus menjalankan berbagai program sosial, advokasi dan pemberdayaan masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan slogan ORI: “ORI Bersatu, ORI Bergerak, ORI Berjuang untuk Rakyat Indonesia.” (yan)






