Satukan Warga Lewat Budaya, Persatuan Rakat Mufakat Badansanakan Siap Lestarikan Kesenian Banua
Baiman News, Banjar – Semangat melestarikan budaya sekaligus mempererat tali silaturahmi menjadi dasar berdirinya Persatuan Rakat Mufakat Badansanakan, sebuah wadah kebersamaan masyarakat Komplek Green Zahra 2 Tahap 2, Desa Tatah Pemangkih Laut, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Organisasi ini dibentuk untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan warga, sekaligus memperkenalkan adat istiadat, budaya, dan kesenian khas Banjarmasin serta Kalimantan Selatan kepada masyarakat luas.
Tetua Persatuan Rakat Mufakat Badansanakan, Muhammad Ilmi yang akrab disapa Kayei Abiy, mengatakan bahwa organisasi ini diharapkan menjadi rumah bagi masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong, dan pelestarian budaya daerah.

“Persatuan ini hadir sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi antarwarga. Selain itu, kami ingin mengajak masyarakat agar terus mencintai dan melestarikan adat, budaya, serta kesenian Banua sebagai warisan yang harus dijaga bersama,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Persatuan Rakat Mufakat Badansanakan akan menggelar Pagelaran Wayang Kulit pada Sabtu malam, 22 Agustus, yang bertepatan dengan malam Minggu. Acara tersebut akan menjadi hiburan budaya sekaligus momentum mempererat hubungan antarwarga.
Panitia mengundang seluruh masyarakat Komplek Zahra Green 2, warga Tatah Pemangkih Laut, dan masyarakat sekitar untuk hadir serta memeriahkan pagelaran tersebut. Diharapkan kegiatan ini menjadi awal lahirnya berbagai program budaya dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat serta mampu menjaga kelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman. (Nd_234)






